
TNI AL, Jala Wira Saburai – 28 Februari 2025
Hari ini menjadi momen penting bagi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung. Jabatan Komandan Lanal (Danlanal) Lampung resmi berganti dalam acara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Danlantamal III Jakarta, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. Acara ini berlangsung di selasar Mako Lantamal III Jakarta, yang berlokasi di Jl. Gunung Sahari No. 02, Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (28/2).

Pergantian komandan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan yang ada. Jabatan Danlanal Lampung yang sebelumnya dipegang oleh Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo kini resmi diserahterimakan kepada Letkol Laut (P) Krido Satriyo U. Sebelum menjabat sebagai Danlanal Lampung, Letkol Laut (P) Krido Satriyo U merupakan Komandan KRI Bung Karno – 369 Satkor Koarmada I. Sementara itu, Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo akan melanjutkan tugasnya dengan mengikuti pendidikan di Dikreg LIII Sesko TNI TA 2025 di Bandung.
Dalam sambutannya, Danlantamal III Jakarta menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan di tubuh TNI AL. Pergantian pimpinan seperti ini menjadi bukti bahwa organisasi terus bergerak maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus berjalan. Ini juga merupakan bentuk jawaban terhadap berbagai tantangan tugas di masa depan. Saya berharap pejabat baru bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Lanal Lampung semakin maju,” ujar Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini di Lanal Lampung. Tak lupa, beliau juga menyampaikan harapan agar Letkol Laut (P) Krido Satriyo U bisa membawa semangat baru dalam kepemimpinannya.

Dengan adanya pergantian komandan ini, diharapkan Lanal Lampung dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga keamanan maritim di wilayahnya. Perubahan kepemimpinan ini bukan hanya sekadar rotasi jabatan, tetapi juga sebagai bentuk penyegaran untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa depan.
JURNALIS: NADIA SAFITRI


