
Urusan jalan rusak di Lampung tidak pernah usai. Kini Warga kesulitan akibat jalan rusak yang dilakukan oleh pengembang dan belum ada tindak lanjut oleh pihak pejabat setempat.
Jalan rusak di kelurahan Kampung baru, kecamatan Labuhan ratu membuat warga setempat resah. Warga menduga adanya permainan pengembang dengan pihak Lurah setempat. Bahkan warga sudah mencontohkan untuk membantu mengurangi keresahan warga akibat banjir dengan membuat pembatas air di jalan yang rusak. Namun, dari pihak pemerintah setempat belum ada gerak cepat.
Jalan rusak yang berlobang, sudah berlumpur dan tergenang banjir itu membuat warga angkat bicara karena menganggu aktivitas warga.
“Saya meminta aparat ceot tanggap dengan permasalahan warga sambil menunggu perbaikan dari pemerintah seharusnya pihak terkait dan pengembang perumahan tetap memperbaiki drainaae yg rusak serta jalan2 yg berlubang parah akibat dilalui kendaraan-kendaraan proyek yang over muatan agar tidak menambah beban di masyarakat.” Kata masyarakat bernama Jimmy setempat ketika dikonfirmasi melalui pesan.

Usut punya usut, ternyata masalah kerusakan ini diakibatkan karena pembangunan kos-kos an dan muatan kendaraan-kendaraan proyek. Masyarakat juga meminta sebelum pemerintah menindaklanjuti, pihak lurah dan pengembang bisa memperbaiki drainase atau bertanggung jawab akan hal ini.
“Masyarakat itu tidak bodoh dan kami tidak menuntut berlebihan hanya mengetuk hati nurani pejabat terkait serta pengembang agar jangan terlalu zholim kepada masyarakat jangan masyarakat yg disuruh gotong royong memperbaiki.” Pungkas Jimmy selaku masyarakat.
Salah satu masyarakat juga sudah mencontohkan untuk membantu mengurangi keresahan warga akibat banjir dengan membuat pembatas air di jalan yang rusak.
“Saya mencontohkan salah satu tuntunan sy membuat sekedar pembatas air di jalan yg rusak semacam polisi tidur agar air dr perumahan tidak mengalir mengikuti jalan yg rusak karena menyebabkan daerah kami lebih cepat terendam banjir dan tidak ada gerakan sama sekali hanya jawaban ia saja,” kata warga.
Masyarakat juga berharap aparat Kota Bandar Lampung ibu Walikota bisa langsung turun kelapangan melihat keadaan sebenarnya agar dapat ditemukan solusi yang terbaik.
Konfirmasi Lurah Terkait Adanya Permainan dengan Pihak Pengembang

Ketika di konfirmasi oleh lurah Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, keluhan warga sudah di sampaikan oleh pihak pengembang.
Bapak Yudi Kurniawan Selaku Lurah juga mengkonfirmasi bahwa jalan rusak karena ada titik sedang membangun kosan-kosan. “Benar pak dan ada juga di beberapa titik sedang membangun kost kostan,” kata lurah.
Tak hanya itu, warga juga menduga adanya permainan antara lurah dan pihak pengembang. Namun ketika dikonfirmasi, pihak lurah angkat bicara bahwa ia memastikan tidak ada permainan antaranya maupun pihak pengembang.
“Saya pastikan saya tidak ada permainan, keluhan warga sudah kami sampaikan ke pihak pengembang setau saya sudah direspon oleh pihak pengembang terkait pengaspalan jalan sudah kami usulkan tinggal nunggu waktu pelaksanaan dan sudah kami sampaikan juga ke masyarakat,” jawabnya.
Lurah juga menyampaikan terkait jalan rusak di Jalan Bumi Mantu 4 sudah kita usulkan prioritas utama di kampung baru.
Namun, ketika ditanya terkait ulusan pengaspalan apakah sudah disampaikan, nama perusahan pengembang dan apa gerak cepat Lurah untuk membantu masyarakat pun hanya di jawab, “akan segera kami konfirmasi. Hari ini saya mau menunggu orang tua sedang sakit.”
Mendagri Segera Minta Jalan Rusak di Perbaiki

Selain itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, untuk segera memperbaiki jalan yang rusak, khususnya jalan yang bakal dilintasi pemudik.
Hal itu disampaikan Tito usai menggelar rapat di Kantor Pemprov Lampung, Kamis (13/3/2025). Menurutnya, Lampung sebagai pintu pulau Sumatera dan Jawa akan banyak dilintasi pemudik saat Lebaran, terutama pemudik sepeda motor.
“Memang ada jalan tol, tapi pasti ada juga yang milih jalan lain terutama yang naik sepeda motor. Oleh karena itu, jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, ini harus segera diperbaiki, yang berlubang, yang ada genangan, saya mohon kepada Pak Gubernur mengkoordinasikan dengan bupati/wali kota untuk memperbaiki,” kata Mendagri, Tito Karnavian.
Melihat jalan rusak akibat pengembang di Kampung Baru, Labuhan Ratu ini, membuat warga mempertanyakan gerak cepat pemerintah akan kenyamanan jalan.
Lantas, sampai kapan Lampung selesai dengn permasalahan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki? Hanya seutas jalan di gang Kampung Baru, Labuhan Ratu saja pihak Lurah, Camat dan RT setempat belum bisa memberi kejelasan kapan hal ini akan diperbaiki.
Harapannya Gubernur maupun walikota Lampung segera melihat keluhan ini dan jangan hanya diperhatikan ketika mendekati hari raya saja.
Jurnalis: Aulia.

