
BANDAR LAMPUNG – Doa adalah senjata orang beriman. Hal itu ditegaskan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (@mirzano), saat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali meneguhkan persatuan dan kedamaian di Bumi Ruwa Jurai melalui doa bersama yang digelar di kantor DPRD Provinsi Lampung, Jumat (…/…/2025) petang.
Acara doa bersama ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga komunitas driver ojek online. Semua duduk bersila dalam satu niat: mendoakan Lampung agar tetap damai, kuat, dan bersatu.
Selain untuk memohon keberkahan bagi daerah, doa juga dipersembahkan bagi almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online di Jakarta, serta seorang ASN yang wafat dalam kericuhan unjuk rasa di Makassar. Gubernur berharap Allah SWT menempatkan mereka di tempat terbaik dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kita butuh energi luar biasa untuk membangun Lampung. Energi itu hanya akan terkumpul bila kita hidup dalam kedamaian. Lampung adalah rumah kita bersama, mari kita jaga,” tegas Gubernur Mirza dalam sambutannya.
Suasana doa bersama berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa seluruh elemen masyarakat Lampung, tanpa membedakan latar belakang, sepakat menjaga persaudaraan dan stabilitas daerah demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan.


